Lampung Tengah, Senopatinews.com
Sejumlah orang tua dan walimurid SD Negeri 2 Yukum Jaya, Kecamatan Terabanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah melakukan protes menuntut Kepala Sekolah setempat agar mengundurkan diri dari jabatanya lantaran, diduga banyak kecurangan yang dirasa merugikam para orang tua peserta didik.
Mardiana, salah seorang wali murid menerangkan bahwa banyak persoalan yang terjadi semenjak Kepala sekolah berinisial MJ menjabat. Mulai dari penjulalan buku Perpustakaan, hingga iuran Rp 50 ribu yang di pungut dari walimurid untuk acara perpisahan kelas VI.
“Banyak kasus, mulai dari jual buku Perpustakaan, iuran Rp 50 ribu. Belum lagi penggunaan dana BOS, yang tidak jelas pengunaannya. Mabeler nya juga banyak yang rusak, tidak segera diperbaiki dan diganti,” jelasnya, kamis (16/2/2023).
Seharunya, kepala sekolah diharapkan dapat menjadi panutan, menjadi pemimpin yang baik, pengayom dan pelindung bagi murid-muridnya, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah.
“Sebagai kepala sekolah sifat dan perilaku nya tidak bisa dijadikan contoh bagi sesama guru dan muridnya,” terangnya
Ia menuturkan, bahwa wali murid pernah mengadukan masalah ini kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, namun belum pernah ada respon sampai hari ini, sehingga orang tua walimurid melakukan unjuk rasa sebagai bentuk protes dan meminta agar kepala sekolah di ganti.
“Unjuk rasa hari ini sebagai bentuk protes kami atas tindakan kepala sekolah dinilai sangat merugikan dan harus diganti,” tegasnya.
Sementara Ajeng wali murid kelas VI mengaku kecewa dengan kebijakan kepala sekolah dirasa memberatkan wali murid dengan meminta sumbangan berdalih biaya perpisahan dan kenang-kenangan dari siswa untuk pihak sekolah.
“Tidak hanya iuran Rp 50 ribu untuk perpisahan, kami juga di minta bagi wali murid yang mendapatkan dana Progam Indonesia Pintar (PIP) dipotong 10 – 20 ribu rupiah dengan dalih seiklasnya, selaku wali murid saya sangat keberatan dengan kebijakan tersebut,” kata Ajeng.
saat di konfirmasi terkait unjuk rasa yang dilakukan oleh orang tua dan murid, MJ selaku kepala sekolah SD Negeri 2 Yukum jaya tidak mau berkomentar banyak dengan awak media. “No coment, saya punya hak ,” katanya sambil jalan masuk keruang guru. (*)
Redaksi Senopatinews.com
![]()

