Lampung Tengah, Senopatinews.com
Kisruh antara Ketua Dewan Syuro PKB Lamteng Slamet Anwar dan Ketua DPC PKB Ardito Wijaya tak menemui titik terang. Hal itu setelah Upaya mediasi yang rencananya akan dilakukan oleh pihak Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama, (PCNU) Lampung Tengah, batal dilakukan.
Dikatakan Ketua Dewan Syuro PKB Lamteng, Slamet Anwar saat dimintai keterangan melalui pesan WhatsApp 081315xxx308. Dirinya mengaku kecewa atas pernyataan pihak PCNU yang menyalahkannya terkait persoalan nomor urut pencalegan di Dapil V wilayah setempat.
“Kalau seperti itu, artinya pihak PCNU bukan mau memediasi. Seharusnya antara saya dengan Ketua DPC dipertemukan dulu, untuk dimintai penjelasan dari masing-masing baru pihak PCNU mengambil sikap, atau setidaknya untuk meredam kisruh di lnternal PKB saat ini,” ujar Slamet, Selasa (6/6/2023).
Slamet menduga, pernyataan yang disampaikan Ketua DPC PKB Ardito Wijaya kepada PCNU tak sesuai fakta yang terjadi. Dimana dirinya merasa disudutkan atas beredarnya berita terkait permasalahan itu.
Ya, kalau kata pihak PCNU beberapa hari lalu, rencananya mereka mau mempertemukan, antara saya dengan Ketua DPC, tapi buktinya hingga saat ini tidak ada, baik undangan, maupun kontak telepon ke saya,” ungkapnya.
Namun Slamet kecewa atas sikap PCNU, upaya mediasi belum dilakukan tetapi sudah menjustice dirinya. sementara lnformasi yang didapat baru dari sebelah pihak saja, artinya tujuan mediasi itu tidak akan terlaksana apabila tujuannya untuk menyalahkan satu pihak.
“Dalam hal ini tidak ada tujuan saya hanya semata-mata untuk mendapatkan nomor urut 1, atau semata-mata mengejar jabatan di PKB. Yang jelas sesuai dengan AD/ART Partai tugas saya sebagai Ketua Dewan Syuro di PKB adalah, memelihara kemurnian perjuangan Partai, peraturan partai, dan mengambil keputusan dalam forum musyawarah,” ungkapnya.
Upaya yang diperjuangkannya selama ini sesuai dengan AD/ARD Partai, yang mana Dewan Syuro itu terdiri dari para Ulama, tokoh yang kerjanya mengawasi terhadap pelaksanaan kebijakan Partai oleh dewan Tanfidz. Tetapi yang terjadi selama ini para ulama, dan tokoh yang ada di internal Partai tidak diikutsertakan dalam mengambil langkah atau musyawarah dalam memutuskan suatu persoalan.
“Terus terang niat saya sebagai Ketua Dewan Syuro untuk Amar Makruf Nahi Mungkar dalam membesarkan PKB selama ini,” pungkasnya. (*)
Redaksi Senopatinews.com
![]()

