Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
  • Login
Senopati News
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Pendidikan
  • Berita Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Pendidikan
  • Berita Politik
  • Advertorial
No Result
View All Result
Senopati News
Home Berita Hukum

LP Nasdem Laporkan Dugaan Korupsi Anggaran Diskominfo Kota Metro Senilai 6,4 Miliar ke Polda Lampung

Senopatinews by Senopatinews
Desember 5, 2025
in Berita Hukum
0 0
0
LP Nasdem Laporkan Dugaan Korupsi Anggaran Diskominfo Kota Metro Senilai 6,4 Miliar ke Polda Lampung
0
SHARES
67
VIEWS
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

Metro, Senopatinews.com

Lembaga Pemerhati Nasional Indonesia Membangun (LP-NASDEM), melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait anggaran Pengelolaan Informasi dan Media Komunikasi Diskominfo Kota Metro TA 2025 sebesar Rp 6.422.371.739,- ke Ditreskrimsus Polda Lampung.

Hal itu, setelah adanya ketidakjelasan terkait anggaran media yang telah dijanjikan sebelumnya, melalui portal PLID (Pengelolaan Layanan Informasi dan Dokumentasi) Kota Metro.

“Awalnya kami hanya ingin konfirmasi, tapi yang didapat cuma diam sunyi total,” ujar Asep Zakaria, Kepala Devisi Penindakan LP NASDEM.

Terlebih lanjutnya, surat konfirmasi nomor 400/KONFIRMASI/DPW–LP NASDEM/XI/2025 telah dikirim pada 10 November 2025. Namun, hingga 3 hari kerja lewat – batas waktu yang ditetapkan – tidak ada respons sama sekali dari Kepala Dinas Diskominfo, Sri Amanto.

“Sikap diam ini bukan cuma kurang sopan, tapi membuat dugaan ketidakwajaran makin kuat. Rp 6,4 miliar bukan uang receh – ini uang rakyat yang seharusnya bermanfaat,” ucap Asep.

Penelusuran LP NASDEM diplid.metrokota.go.id mengungkapkan kejanggalan.

-Hanya 399 dokumen yang diunggah – jumlah yang mengkhawatirkan untuk anggaran miliaran.

– Mayoritas dokumen berupa foto – bukan kontrak, SPJ, atau bukti pembayaran yang lengkap.

– Tidak ada satupun kesesuaian antara jumlah dokumen dengan nilai realisasi anggaran yang fantastis.

Dari sini, LP NASDEM menduga, adanya indikasi.

1. Pemborosan atau mark-up yang besar pada penggunaan anggaran.

2. Pertanggungjawaban fiktif – output yang dicatat tidak sesuai dengan realitas.

3. Pelanggaran UU KIP – tidak ada transparansi yang dijanjikan.

Sebelum LP NASDEM melaporkan, masyarakat khususnya media yang berada di Kota Metro sudah teriak kesal. Ketua Pemerhati Anggaran Lampung, Junaidi, dengan nada geram menyatakan.

“Ini adalah penghinaan bagi akal sehat masyarakat! Ditengah himpitan ekonomi, uang rakyat dihambur-hamburkan untuk proyek ‘siluman’ yang tidak jelas juntrungannya,” ungkap Junaidi.

Dokumen Laporan Kinerja Diskominfo Triwulan I-II 2025 yang ditandatangani Sri Amanto menyebutkan proyek PLID bertujuan, penyederhanaan alur unggah dan peningkatan monitoring. Namun, Junaidi menilai ini cuma “lip service” belaka.

“Jangan cuma kasih laporan asal bapak senang dengan jargon kosong! Rakyat mau lihat bukti, bukan cuma foto-foto yang tidak berarti,” tandasnya.

LP NASDEM meminta Ditreskrimsus Polda Lampung untuk bertindak cepat, untuk melakukan penyelidikan dan audit investigatif terhadap anggaran TA 2025. Serta memanggil dan periksa pejabat terkait (PPK, PPTK, KPA, dan penyedia). Amankan semua dokumen (kontrak, SPJ, bukti pembayaran, dan data PLID). Lakukan pemeriksaan forensik digital untuk membongkar kebenaran. Proses pihak yang terbukti bersalah sesuai UU Tipikor.

“Ada UU Tipikor dan UU KIP yang harus dijunjung tinggi. Kami tidak menuduh, tapi kami meminta penegakan hukum yang tegas. Ketika OPD tidak menjawab, publik berhak tahu apa yang sedang terjadi,” tegas Asep.

Sampai saat ini, Sri Amanto masih enggan memberikan komentar apapun. Bahkan saat ditanya langsung oleh awak media, pada Senin (17/11), ia hanya memalingkan wajah dan tak mau berbicara.

Masyarakat Kota Metro berharap Polda Lampung dapat segera bertindak dan membongkar persoalan anggaran yang saat ini menjadi keresahan dikalangan media. (Tim Redaksi)

 

Loading

Senopatinews

Senopatinews

Media yang memberikan informasi Terkini dan Terpercaya

Berita Populer

  • Bupati Ardito Lantik 10 Pejabat Eselon II, Satu Diantaranya Berasal Dari Metro, Berikut Daftar Nama dan Jabatan?

    Bupati Ardito Lantik 10 Pejabat Eselon II, Satu Diantaranya Berasal Dari Metro, Berikut Daftar Nama dan Jabatan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Panggil Pelapor Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Lamteng, Libatkan Dua Penguasa dan Paman Bupati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengaku Paman Bupati Lamteng, Dugaan Pengkondisian Proyek Jual Beli Seragam Batik Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Keluhkan Tarif Parkir RS Mitra Mulia Husada, Biaya Tak Sesuai Jam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Karyawan Lesing Ternama di Lamteng Tipu dan Hamili Gadis Warga Bandarjaya Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungli Berkedok Koperasi Korpri Lamteng Berjaya, ASN Sebut Ada Tekanan Pimpinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Potongan Dana P2L Oknum KWT Berjaya Resmi Dilaporkan Kejaksaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Bandarsurabaya Ditangkap Team Tekab 308 Polres Lamteng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai Waka 1, Kini Sekretaris dan Bendahara Koperasi Korpri Berjaya Dipanggil Kejari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumarsono: Hasil Rapat Pleno PDI-P, Ardito Wijaya – I Komang Koheri Maju di Pilkada Lamteng 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2022 Senopati News

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Pendidikan
  • Berita Politik
  • Advertorial

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist