Lampung Tengah, Senopatinews.com
Soal dugaan permintaan upeti Inspektorat, terhadap Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) di Lampung Tengah, sepertinya telah menjadi tradisi lama.
Berita media online Senopatinews.com yang diposting melalui akun TikTok @senopatikepitanra mendapat reaksi keras dari para netizen.
Pemberitaan yang diunggah akun TikTok itu telah mencapai 15 ribu penonton lebih dan beragam komentar tak sedap, bahkan beberapa diantaranya telah mengetahui modus seperti itu.
Seperti halnya akun, @mantri ia mengatakan, semua kerusakan/kebobrokan berawal dari pungli/setoran. Bagaimana jika, penerima dijadikan tersangka, dan pemberi dijadikan saksi korban penyalahgunaan kekuasaan/wewenang. “Kini sebenarnya sa’at yang amat sangat tepat sekali untuk cuci seragam kebesaran dari berbagai debu, dan kotoran. Tetap semangat harus bisa, harus bisa, harus bisa, dan pasti bisa untuk negeri tercinta kita … !!!,”tulisnya.
Komentar lainnya juga muncul dari akun @user6120811176822, “Ini kuduga benar karena kalo kita sudah mengadu ke inspektorat kadang gak ditanggapi kalau gak buat BAP yang gak bener, gmn lah cara memperbaiki negeri ini smua akhlak sudah hancur,” katanya.
Hal yang sama juga disampaikan akun @ketua kholik cexo, bahkan dirinya meminta inspektorat yang menerima uang membuat kwitansi resmi. “Suruh bikin kwitansi itu orang-orang inspektoratnya. kalo gak berani bikin ya jangan dikasih, dan sekalian juga direkam biar ada BB,” ucapnya.
Pemberitaan yang semakin viral itu mendapat reaksi keras dari netizen, hingga diantaranya ada yang meminta oknum yang terlibat untuk dipecat dari ASN.
“Wajib dipecat oknum ASN Seperti itu!! Kalian kalau mau kaya jangan berharap dari gaji ASN,” tulis akun @ULTRAMAN JALUR P3K
Ada juga akun TikTok yang nyeleneh dalam penulisan. “Inspektorat yang tukang audit malah makan duit, hancur sudah,” cetus @bujang kambuak.
Lebih pedas lagi akun @aliasmallawa mengatakan bahwa Inspektorat itu gudangnya perampok.
Komentar @hasani, juga mengatakan hal yang sama “Ini terjadi di semua daerah yang memeriksa inspektorat yang memeras inspektorat ngadunya kemana?” tanya dia.
Sementara akun lainnya meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas praktik pungli itu. “Coba penegak hukum diusut itu, kenapa ada pemerasan uang negara yang harus disalurkan dan dipertanggungjawabkan, tolong para penegak hukum Lampung Tengah itu sudah menjadi lahan inspektorat,” tulis akun @Olpa Ok.
Akun @menjalani hidup juga meminta kepada penegak hukum harus bergerak cepat. “Tipikor harus bergerak cepat, kasian kepala sekolah JD perasan oknum itu,” ucapnya.
Beberapa akun lainnya juga menulis dan berharap agar pihak berwajib dapat segera menindaklanjuti persoalan yang selama ini menjadi momok bagi kepala sekolah dan kepala kampung, yang notabene dibawah kendali Inspektorat. (*)
Redaksi Senopatinews.com
![]()

