Lampung Tengah, Senopatinews.com
Bupati Lampung Tengah (Lamteng) H. Musa Ahmad S.Sos.,MM menargetkan Perguruan Tinggi Negeri Universitas Lampung (Unila) tahun 2023 siap hadir ditengah masyarakat bersamaan dengan dibukanya penerimaan mahasiswa baru.
Menurutnya, ini merupakan salah satu peran Pemkab Lamteng dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah.
Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad, S.Sos., M.M yang di dampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Adi Sriyono, S.Sos., M.M, Kepala BAPPEDA Lampung Tengah Drs. Rusmadi, M.M, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Tengah Syarif Kusen, S.Pd., MM, dan Kepala Bagian Kesra Lampung Tengah Dahrif
Anshory, S.H.I., M.H. melakukan audiensi Usul Pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Lampung dengan Direktorat Jendral Pendidikan tinggi, Riset dan Teknologi, Kemendikbudristek Jakarta, jumat (03/03/23).
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A Sangat mendukung apa lagi dengan program studi muatan lokal Pendidikan bahasa lampung ini.
“Saya berharap sustainability, tidak punah, harus di lestarikan. Terimakasih pak direktur, kalau saya pribadi sangat sangat mendukung dan dapat menjadi inovasi dan motivasi untuk daerah lain di provinsi lampung,” ujarnya.
Direktur Kelembagaan Direktorat Jendral Pendidikan tinggi, Riset dan Teknologi, Kemendikhudristek Dr. Lukman, S.T., M.Hum
Sangat mendukung langkah-langkah yang sudah di ambil oleh Pemkab Lamteng.
Direktur Kelembagaan ini juga berpesan kepada Universitas Lampung harus sama sama berjuang untuk memenuhi kriretianya dan Untuk Pemkab juga harus betul betul mempersiapkan dan ada di RPJMD nya.
“Harus jadi program pemerintah daerah, Karna ini bukan pekerjaan sesaat, Pemkab juga harus memenuhi sarana dan prasarananya yang ada. Dan juga harus ada pertimbangan bahwa setelah 4 tahun yang akan datang, mahasiswanya yang telah lulus harus kerja dimana, harus disiapkan oleh pemda.
Setelah lulus mahasiswa ada jaminan tidak untuk berkerja? Jika hal hal seperti ini bisa di atasi oleh pemerintah daerah kami tinggal menunggu disposisi oleh mentri Pendidikan”. Ujar Direktur Kelembagaan.
Dalam pertemuan tersebut Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad, S.Sos., M.M. menjelaskan bahwa Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di kabupaten lampung tengah hampir 800 sekolah, sepanjang muatan lokal ini masih menjadi pelajaran yang wajib di daerah tidak ada persoalan.
“Dari awal kami sudah membicarakan ini, pasti ada tempat untuk mengabdi setelah mereka lulus, dan kami Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tidak bisa lepas begitu saja. Kami akan terus mencari inovasi inovasi yang terbaik dan Kami akan menyiapkan wadah untuk keberlangsungan masyarakat Kabupaten Lampung Tengah, khususnya mahasiswa yang telah lulus dari perguruan tinggi tersebut,” Pungkasnya. (*)
Redaksi Senopatinews.com
![]()

