Mesuji, Senopatinews.com
Anggaran dana publikasi 12 Desa di Kecamatan Rawa Jitu Utara,Kabupaten Mesuji yang di anggarkan melalui Dana Desa (DD) tahu 2022 untuk mempublikasikan setiap kegiatan pembangunan yang ada di Desa Se-Rawajitu Utara, Ahirnya Carut Marut dan terkesan tebang pilih.
Pasalnya,”Sesuai dengan kesepakatan bersama dari 12 Desa, Masing-masing desa menganggarkan dana publikasi sebesar Rp.10.000.000;. Dana tersebut di kumpulkan melalui satu pintu, yaitu Apdesi Kecamatan, dan dana tersebut awalnya berdasarkan kesepakatan bersama akan di bagikan secara trasfaran ke seluruh awak media yang sudah mengajukan proposal melalui Ketua Apdesi Kecamatan.
Tapi sayangnya kesepakatan bersama tersebut tidak di setujui oleh salah satu Kepala Desa yang ada di Rawajitu Utara, sebut saja, Topa, ahirnya kesepakantan bersama yang sudah di tetapkan oleh seluruh kepala desa batal tampa kejelasan, anggaran dana tersebut di ambil alih dan di kumpulkan melalui kepala Desa Muara Jaya bernama Benuang Ali Topa.
Menurut keterangan beberapa sumber yang ada di Kecamatan Rawajitu Utara melalui telpon seluler mengatakan, dana tersebut sudah di transfer ke rekening Topa Kepala Desa Muara Jaya, dia adalah selaku penanggung jawab dan pelaksana pembagian dana publikasi ke awak media, jumlah dana yang terkumpul saat ini di perkirakan mencapai Rp.100.000.000.”Kata beberapa sumber yang nanya enggan di sebutkan.
Dalam pembagian anggaran dana publikasi melalui transfer oleh Kepala Desa Muara Jaya tersebut ke awak media sangat fantastis, dan besaran uangnya pun berpariasi.
Menurut keterangan MD selaku awak media mengatakan, Dana yang di bagikan oleh oknum kepala desa tersebut tidak sama rata, ada yang Rp 1 Juta, ada yang Rp 2 Juta dan ada juga yang samapi Rp 3 Juta lebih,”ucapnya Sabtu 17/12/2022.
“Yang lebih mengejutkan lagi kata MD, ketika di hubungi melalui pesan messenger, Benuang Ali Topa mengatakan, ini masih ada kurang lebih 50 media lagi yang belum kebagian, kami sudah musyawarah media yang belum kebagian akan kami berikan per satu medianya Rp.850.000;,”ucap Topa.
MD dan JN juga mengungkapkan,”Kami bukan soal besar kecilnya nominal yang dikasih, tapi soal kesepakatan awal itu yang harus jadi patokan, berapapun nominal tidak akan jadi masalah, asalkan sama rata dan di gelar bersama secara musyawarah, tidak terkesan tebang pilih dan carut marut tanpa kejelasannya.
“Kami selaku awak media merasa kecewa dengan pembagian yang tebang pilih seperti ini, apa lagi masih banyak kawan-kawan media yang belum kebagian dana publikasi tersebut, sedangkan kawan-kawan media sudah mengajukan proposalnya ke Apdesi Kecamatan dari awal sebelum dana cair.
Pertanyaan Kami, anggaran Rp.1.20.000.000; tersebut di kemanakan, dan kejelasannya seperti apa? Sehingga kami menduga dana publikasi tersebut di Tilep dan di Mark’up oleh Oknum Kepala Desa Muara Jaya.”Ungkap MD dan JN.
Sampai berita ini dipublikasikan, Ketua Apdesi Kecamatan, Atek Rukmana dan Benuang Ali Topa belum bisa di konfirmasi untuk memberikan klarifikasinya. (Rls/*)
Redaksi Senopatinews.com
![]()

