Lampung Tengah, Senopatinews.com
Masih ingat modus penipuan yang mengatasmamakan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad untuk meminta bantuan ke sejumlah orang beberapa waktu lalu? Kali ini, modus serupa terjadi di Kecamatan Trimurjo.
Namun, modus yang dilakukan para pelaku kali ini berbeda. Saat ini para penipu menggunakan modus baru, yakni dengan mengatasnamakan camat untuk memberikan bantuan berupa dana donasi ke sejumlah yayasan dan Pondok Pesantren (Ponpes) yang berada di kecamatan setempat.
Untuk memperlancar aksinya, para pelaku menggunakan pesan singkat WhatsApp, kemudian menghubungi korbannya dengan modus akan memberi bantuan sejumlah uang. Dan untuk meyakinkan korbannya, para pelaku pun menggunakan foto yang bersangkutan dalam hal ini Camat Trimurjo Suparyono.
Yang lebih meyakinkan lagi, struk bukti transfer pun lengkap dengan nama camat dan lokasi pengiriman. Namun, setelah di cek, ternyata dana tersebut tidak ada. Merasa tertipu, pimpinan ponpes pun langsung menghubungi camat untuk mengkonfirmasi hal itu.
Setelah diselidiki, ternyata sebelumnya ada 3 ponpes yang sudah tertipu salah satunya ponpes Rodotul Qur’an, modusnya, para pelaku mengatasnamakan camat untuk memberikan bantuan.
“Setelah mengirimkan struk bukti pengiriman mereka menghubungi ponpes kembali bahwa ada kesalahan dalam pengiriman dan meminta untuk mentransfer ulang sebagian dana yang sudah dikirim,” kata Suparyono saat menghubungi wartawan media ini melalu sambungan selulernya, pada Kamis (2/6/2022) malam.
Atas kejadian ini, Suparyono pun mengimbau kepada seluruh masyarakat khsusunya kepada pimpinan ponpes maupun yayasan untuk berhati-hati dengan modus penipuan tersebut.
“Jika ada hal serupa yang mengatasnamakan saya untuk memberi sejumlah bantuan, baik dana donasi ataaupun yang lainnya, harap konfirmasi dahulu ke saya,” imbaunya.
Supar juga berpesan kepada seluruh jajaran camat maupun pejabat publik yang ada khsususnya di Kabupaten Lamteng untuk berhati-hati dengan modus yang terjadi di wilayah yang ia pimpin.
“Bagi pejabat publik patut berhati-hati atas modus penipuan ini, ya kita harap tidak terjadi di kecamatan-kecamatan lain,” tutupnya.(*)
Laporan: Ndo/Tim Redaksi Senopatinews.com
Editor: Aan Putra
![]()

