Jakarta, Senopatinews.com
Bukannya mendidik dan menjaga anak kandungnya dari tindak kejahatan seksual. Namun tidak, yang dilakukan ibu berinisial (E) asal Sidoarjo Jawa Timur ini.
Ia tega menjual putri kandung inisial Bunga (14) kepada sejumlah pria hidung belang dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
Tidak hanya itu, E juga memaksa putrinya untuk suntik KB secara rutin agar tidak hamil usia berhubungan badan dengan sejumlah pria.
Demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak dalam keterangan pers nya di Jakarta Minggu (05/06/2022).
Tim Litigasi dan Rehabilitasi Sosial Anak Komnas Perlindungan Anak menemukan fakta bahwa dalam prakteknya, E menawarkan putrinya kepada sejumlah hidung belang melalui pesan WhatsApp.
“Tarif yang ditawarkan Rp. 500.0000 sampai Rp. 700.000 untuk sekali kencan. Dalam sepekan anak di eksplotasi seksual selama 4-5 menerima order,” ujar Arist dalam keterangannya.
Uang dari eksploitasi seksual komersial, menurut Arist, digunakan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari dan biaya sewa rumah serta biaya sekolah.
Arist Merdeka dan Tim Litigasi dan Advokasi kasus SPI, Komnas Perlindungan Anak yang sedang mengawal Sidang kasus Kekerasan Seksual yang dilakukan pemilik dan pengelolah Sekolah Selamat Pagi Indonesia di PN Malang, meminta Polresta Sidoardjo menjerat dengan UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penerapan Perpu No. 01 Tahun 2016 mengenai perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara bahkan hukuman seumur hidup. Junto UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak.
“Kami juga mendesak Bupati Sidoarjo untuk menggunakan kasus ini sebagai momentum mengajak masyarakat Jawa Timur membangun gerakan perlindungan anak berbasis keluarga dan komunitas. Serta, mengajak masyarakat menjadikan Eksploitasi Seksual Komersial terhadap anak merupakan kejahatan kemanusiaan,” tutupnya.(*)
Laporan: Yudha/ Tim Redaksi Senopatinews.com
Editor: Aan Putra
![]()

