Lampung Tengah, senopatinews.com
Pemeriksaan terkait dugaan pemotongan dana sebesar 15 persen pada Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) semakin mengerucut. Proses investigasi ini dilakukan secara intensif oleh Tim Inspektorat Investigasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan pendampingan dari Tim Direktorat IV Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah kepala sekolah penerima manfaat program revitalisasi, rekanan, Kabid bersama Kepala Dinas Pendidikan Lamteng telah dipanggil untuk dimintai keterangan di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung pada Jum’at (16/10/2026).
Selain itu, tim penyidik kembali memeriksa sosok F, saksi kunci yang diduga mengantongi rekaman video terkait praktik tersebut, serta HD, seorang staf Dinas Pendidikan yang disinyalir berperan sebagai eksekutor di lapangan.
Menurut sumber internal, pemanggilan terhadap terperiksa lain berinisial MH dijadwalkan berlangsung pada Senin (19/10/2026). Keterangan MH dinilai menjadi kunci penting untuk membongkar alur pungutan hingga pihak penerima aliran dana tersebut.
“Informasi yang saya dapat, MH dijadwalkan dipanggil Senin. MH inilah yang nantinya akan membuka praktik pungutan tersebut, termasuk siapa yang memerintahkan dan ke mana dana itu mengalir,” ungkap sumber Minggu (18/10/2026).
Dari pengakuan beberapa kepala sekolah, aksi permintaan potongan 15 persen tersebut dilakukan langsung oleh MH dan HD. Kedua oknum ini diduga menekan para kepala sekolah penerima bantuan program agar menyerahkan setoran.
“Semua kepala sekolah penerima revitalisasi dihubungi oleh mereka berdua untuk meminta setoran secara langsung dengan nada tekanan,” jelasnya.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada MH melalui pesan WhatsApp ke nomor selulernya. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban meski ponselnya dalam kondisi aktif.
Kini, publik menantikan hasil pemeriksaan menyeluruh dari tim gabungan untuk mengungkap secara terang benderang siapa dalang utama serta pihak yang bertanggung jawab penuh atas dugaan pemotongan anggaran pendidikan tersebut. (Red)
![]()

