Lampung Tengah, Senopatinews.com
Kepala SD Negeri 3 Tanjung Ratu, Dwi Puspa Anggrainy, S.Pd.Gr, menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi atas kunjungan Anggota DPRD Lampung Tengah (Lamteng) Victorius Beni Wibisono, Senin (27/10/2025).
Ia mengaku terharu sekaligus bangga karena kunjungan itu menjadi bentuk perhatian nyata dari wakil rakyat terhadap dunia pendidikan.
“Saya pribadi sangat berterima kasih. Selama ini dari sekian banyak lomba yang kami ikuti, baru kali ini kami benar-benar mendapat apresiasi langsung dari anggota dewan. Awalnya saya sempat ragu, apakah benar beliau akan datang, ternyata betul-betul hadir. Itu luar biasa bagi kami,” ujar Dwi Puspa.
Menurutnya, apa yang dilakukan Beni Wibisono menjadi motivasi besar bagi para guru dan siswa untuk terus berbenah dan meningkatkan prestasi di masa mendatang.
“Apa yang dilakukan Pak Beni tadi mudah-mudahan bisa menjadi semangat kami agar sekolah ini semakin baik lagi ke depannya,” ucapnya.
Dwi Puspa juga menyinggung kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah tidak layak. Ia menyebut SD Negeri 3 Tanjung Ratu terakhir kali mendapatkan bantuan renovasi pada tahun 2007–2008, dan sejak itu belum ada perbaikan.
“Saya berharap semasa kepemimpinan saya, sekolah ini bisa mendapat rehabilitasi bangunan. Karena terus terang saja, beberapa ruang kelas sudah mengkhawatirkan. Anak-anak pun belajar dengan rasa was-was takut ada bagian bangunan yang roboh,” jelasnya.
Dengan jumlah siswa sebanyak 422 orang, sekolah ini bahkan harus menerapkan sistem dua shift akibat keterbatasan ruang belajar.
“Kami masih kekurangan RKB (Ruang Kelas Baru). Jadi ruang perpustakaan dan musala terpaksa dipakai untuk kegiatan belajar. Kelas dua dan sebagian kelas empat belajar siang karena ruang tidak cukup,” ungkapnya.
Meski demikian, semangat para guru dan siswa tidak surut. SD Negeri 3 Tanjung Ratu terus mencatatkan prestasi di berbagai ajang lomba, seperti pidato Bahasa Lampung, kaligrafi aksara Lampung, estafet balok, serta puisi ringget yang berhasil membawa pulang tiga piala sekaligus.
“Yang pasti harapan saya sederhana, anak-anak bisa belajar dengan nyaman tanpa rasa takut, dan sekolah ini mendapat perhatian untuk pembangunan ruang kelas baru,” pungkas Dwi Puspa. (*)
![]()

