Lampung Tengah, Senopatinews.com
Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah bergerak cepat menindaklanjuti pemberitaan terkait dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa SMA Negeri 1 Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.
Melalui Seksi Intelijen, tim langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi siswa serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan aman dan sesuai ketentuan.
Langkah cepat ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjamin keselamatan anak-anak dan mendukung program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya gizi bagi generasi emas Indonesia.
Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Tengah Tommy Adhyaksa Putra melalui Kepala Seksi Intelijen Alfa Dera mengatakan, tim turun langsung pada Selasa (7/10/2025) ke sejumlah lokasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Tim mendatangi RSUD Ahmad Yani Metro untuk memastikan kondisi para siswa yang sempat dirawat, kemudian meninjau SMA Negeri 1 Punggur serta dapur penyedia makanan SPPG Nunggalrejo, yang menjadi mitra penyedia konsumsi program MBG.
“Kami ingin memastikan kondisi siswa mulai membaik dan sebagian besar telah diperbolehkan pulang,” ujar Alfa Dera.
Ia menegaskan, saat ini kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Punggur telah kembali normal, dan situasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar tetap kondusif.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama anak-anak sekolah, aman dan terlindungi. Kesehatan mereka adalah prioritas utama. Kejaksaan hadir untuk memastikan program pemerintah berjalan baik, dan setiap laporan masyarakat kami tindaklanjuti secara profesional dan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Dengan langkah sigap, koordinasi lintas instansi, dan pendekatan humanis, Kejaksaan Negeri Lampung Tengah berkomitmen menjaga stabilitas sosial, menjamin keamanan pangan, serta mendukung terwujudnya Lampung Tengah yang sehat, produktif, dan berintegritas. (*)
![]()

