Lampung Tengah, Senopatinews.com
Pagar makan tanaman , mungkin itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan keadaan yang dialami oleh Herman, warga Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggibesar, yang menitipkan rumahnya kepada (RP) yang diketahui sebagai tukang kebun, Rabu (18/5/2022).
Herman menitipkan rumahnya bukan tanpa alasan. Ia bersama istri berniat mengantarkan anaknya untuk mengemban pendidikan di pondok pesantren al-fatah Magetan Jawa Timur.
“Saya percaya karena dia (RP) memang bekerja dirumah dan tidak ada firasat apapun, maka kamipun berangkat selama empat hari,” jelas Herman saat dikonfirmasi di Mapolsek Terbanggi Besar ketika melaporkan kejadian pencurian yang dialaminya.
Herman menuturkan, masih sempat berkomunikasi dengan pelaku saat berada di kapal Ferry ketika pulang.
“Istri masih sempat menelfon untuk beres beres rumah ketika kami sedang berada di kapal untuk pulang ke Lampung. Masih diangkat dan ia bilang kalau keadaan rumah sudah bersih, jadi ketika sampai dirumah sudah bisa langsung beristirahat, Tapi ternyata ketika sampai di rumah justru menemukan rumah dalam keadaan terkunci dan (RP) sudah tidak mengangkat telpon lagi,” Tuturnya.
Setelah kurang lebih satu jam menunggu, lanjut Herman, ia berinisiatif untuk membuka paksa rumah, dan ketika masuk ke dalam rumah melihat keadaan rumah sudah berantakan dan beberapa barang sudah hilang seperti beras 30 kilogram, gas 3 kilogram, dan seekor kucing anggora juga sudah raib.
“Saya telah melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Terbanggi Besar dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar bisa di proses secara hukum yang berlaku di negara kita,” harapnya. (An)
![]()

