Lampung Tengah, Senopatinews.com
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Tengah, Irawan Indrajaya menjadi narasumber dalam acara konsolidasi Partai PDI-P, yang bertemu diaula kantor partai berlambang banteng beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan terkait jadwal pelantikan bupati dan wakil bupati pada ajang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024 mendatang.
Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 80 Tahun 2024 tentang perubahan atas peraturan Presiden nomor 16 Tahun 2016 terkait tata cara pelantikan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota.
“Pada Pasal 22A berbunyi Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota hasil pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak tahun 2024 dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2025,” jelasnya.
Menurutnya, keputusan itu telah tertuang dalam Peraturan Presiden untuk dilaksanakan kepada semua daerah yang mengikuti proses Pilkada.
Hal senada juga dikatakan Amir Faisal Sanzaya selaku aktifis tahun 1998. Menurutnya, proses pelantikan kepala daerah se Indonesia baik itu gubernur dan wakil gubernur, walikota dan wakil walikota, serta bupati dan wakil bupati seluruh Indonesia, sesuai dengan ketentuan yang berlaku akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 10 februari 2025.
“Artinya di Lampung Tengah Bupati Musa Ahmad dan Wakil Bupati Ardito Wijaya akan mengakhiri jabatannya pada tanggal 10 februari 2025, dan akan digantikan oleh pemenang diantara Ardito dan Musa Ahmad,” ujarnya.
Dirinya berharap, kepada masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi yang mengatakan kalau pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih selain dari tanggal yang telah ditetapkan.
Disisi lain, Ketua Bawaslu Lamteng Yuli Efendi menyampaikan, bahwa dalam undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) telah disebutkan salah satunya terkait netralitas pegawai negeri.
“Kami telah menyampaikan kepada ASN terkait netralitas itu. Sebelumnya, kami juga sudah mengumpulkan para camat dan memberikan himbauan untuk sama-sama menjaga dan turut mengawasi sehingga mewujudkan Pilkada yang jujur dan adil,” katanya.
Tak hanya itu, dirinya pun telah berkoordinasi dengan panwascam tingkat kecamatan dan kampung untuk memberikan himbauan kepada kepala sekolah, kepala kampung beserta perangkatnya.
“Kami minta mereka untuk membuat video netralitas agar mewujudkan Pilkada yang sehat dan damai,” tutupnya. (*)
Redaksi Senopatinews.com
![]()

