Senin, Oktober 5, 2026
No Result
View All Result
  • Login
Senopati News
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Pendidikan
  • Berita Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Pendidikan
  • Berita Politik
  • Advertorial
No Result
View All Result
Senopati News
Home Berita Daerah

Peringatan HUT ke 79 RI Jadi Ajang Pungli Kecamatan, Sejumlah PNS Mengeluh

Senopatinews by Senopatinews
Agustus 19, 2024
in Berita Daerah
0 0
0
Peringatan HUT ke 79 RI Jadi Ajang Pungli Kecamatan, Sejumlah PNS Mengeluh
0
SHARES
835
VIEWS
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

Lampung Tengah, Senopatinews.com

Semarak Hari Ulang Tahun ke 79 Kemerdekaan Republik Indonesia, mestinya diwarnai kegembiraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun, hal itu justru tercoreng dengan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan pihak Kecamatan Seputihbanyak, Kabupaten Lampung Tengah secara sistematis dan masif.

Betapa tidak, dugaan adanya praktik pungli itu bermula dari proposal yang diajukan pihak kecamatan dan dikemas dalam sebuah proposal yang diketahui serta ditandatangani Camat Seputihbanyak Sahroni S.Pd.,M.M.

Proposal Kegiatan yang bertajuk “Nusantara Baru Indonesia Maju” Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 79 Kecamatan Seputihbanyak, Kabupaten Lampung Tengah itu, ditujukan untuk semua instansi. Mulai dari anggota Korpri, Dinas/Instansi, pimpinan pabrik tapioka dan para pengusaha, pedagang yang telah ditentukan besaran nominalnya.

“Salah satu contoh saja untuk setiap anggota Korpri Golongan I dikenakan Rp. 30.000 /PNS, lalu untuk Golongan II Rp. 50.000 /PNS. Kemudian, untuk Golongan III Rp. 100.000/PNS, terakhir untuk Golongan IV Rp. 150.000/PNS,” ujar salah satu narasumber yang meminta namanya tidak disebut.

Menurutnya, dalam proposal itu tertulis dasar kegiatan Pancasila Sila ke 3 “Persatuan Indonesia”, serta tertulis juga atas petunjuk dan arahan Camat Seputihbanyak tentang pelaksanaan kegiatan dalam rangka peringatan HUT RI ke 79 ditingkat kecamatan.

Kemudian, lanjutnya untuk pengumpulan dana partisipasi pihak Kecamatan membuat surat perintah tugas dengan nomor: /HUT.RI/ Kc.a.VIII.20/2024 dengan dasar keputusan Camat Seputih Banyak Nomor: 100/ 09 / KPTS/ Kc.a.VIII.20 / 2024, tentang susunan panitia HUT Proklamasi Kemerdekaan RI.

“Memerintahkan kepada Supadi, S.I.P Kakam Sri Basuki sebagai Koordinator, I Wayan Heri S.,S.A.P Kasi Trantibum, Rudi Fitriyanto Staf Pol PP, Anggit Catur W Staf Pol PP, Mansur Hadori Staf Pol PP dan Jatra Arendra A.Y Staf Pol PP,” jelas narasumber mengutip surat resmi yang tertulis di proposal.

Sementara itu, salah satu PNS Golongan III yang diwawancarai saat kegiatan HUT membenarkan adanya iuran itu.

“Iuran itu benar, namun untuk apa dana itu kami tidak tahu kegunaannya, saya sendiri dikenakan biaya Rp. 100.000,” jelasnya.

Hal senada dikatakan (EF) salah satu Kepala SD di Kecamatan Seputihbanyak, untuk menunjang berbagai kegiatan supaya berjalan lancar uang yang ditarik dari PNS telah disetorkan ketingkat panitia di kecamatan.

“Ya, anggaran itu digunakan untuk menunjang kegiatan ini dan sudah disetorkan ke panitia di kecamatan,” ungkapnya.

Hal yang lebih mengejutkan lagi, ketika ada pengakuan dari beberapa siswa saat diwawancarai. Mereka mengatakan, membayar sejumlah uang untuk membiayai kegiatan karnaval.

“Biaya ini dari kami sendiri pak, iuran perorang Rp 50.000,” ujar siswa saat ditemui dilokasi karnaval.

Siswa lainnya pun saat diwawancarai membenarkan, bahwa kegiatan karnaval, sewa baju dan makan minum mereka biaya dari sendiri, bukan dibiayai dari panitia HUT.

“Kalau boleh usul, untuk tahun akan datang pakaian adat disiapkan dari sekolah, bukan dibebankan dari walimurid,” ujar walimurid.

Lebih parahnya lagi, kegiatan Paskibraka yang juga masuk dalam salah satu rangkaian proposal kegiatan juga dikenakan biaya sendiri pada seragam hari pelaksanaan HUT.

“Ya pak, untuk kegiatan seragam latihan kami dikasih gratis. Namun untuk seragam hari pelaksanaan upacara kami bayar mulai dari Rp. 150.000 hingga Rp. 300.000, belum ditambah uang foto sebesar Rp 85.000, setelah kegiatan selesai kami dikasih uang saku oleh panitia kecamatan sebesar Rp 50.000,” kata mereka.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Camat Seputihbanyak Sahroni S.Pd.,M.M membenarkan bahwa tidak ada anggaran dari kabupaten untuk perayaan HUT tingkat kecamatan. Sehingga pihak kecamatan menggalang dana dengan mengajukan proposal.

“Semua yang ada dalam proposal itu tidak dipaksa, karena acara yang digelar dalam rangka HUT itu banyak, sehingga membutuhkan biaya,” kilahnya singkat.

Sekadar diketahui, dugaan Praktik pungli itu tidak hanya terjadi di Kecamatan Seputihbanyak, namun terdapat sejumlah Kecamatan lagi yang melakukan hal sama. Diantaranya, Kecamatan Bandarmataram, Kecamatan Bandarsurabaya, Kecamatan Seputihraman serta Kecamatan Kotagajah dan Kecamatan Wayseputih. (*)

Redaksi Senopatinews.com

Loading

Senopatinews

Senopatinews

Media yang memberikan informasi Terkini dan Terpercaya

Berita Populer

  • Bupati Ardito Lantik 10 Pejabat Eselon II, Satu Diantaranya Berasal Dari Metro, Berikut Daftar Nama dan Jabatan?

    Bupati Ardito Lantik 10 Pejabat Eselon II, Satu Diantaranya Berasal Dari Metro, Berikut Daftar Nama dan Jabatan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Panggil Pelapor Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Lamteng, Libatkan Dua Penguasa dan Paman Bupati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengaku Paman Bupati Lamteng, Dugaan Pengkondisian Proyek Jual Beli Seragam Batik Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Keluhkan Tarif Parkir RS Mitra Mulia Husada, Biaya Tak Sesuai Jam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Karyawan Lesing Ternama di Lamteng Tipu dan Hamili Gadis Warga Bandarjaya Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungli Berkedok Koperasi Korpri Lamteng Berjaya, ASN Sebut Ada Tekanan Pimpinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Potongan Dana P2L Oknum KWT Berjaya Resmi Dilaporkan Kejaksaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Bandarsurabaya Ditangkap Team Tekab 308 Polres Lamteng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai Waka 1, Kini Sekretaris dan Bendahara Koperasi Korpri Berjaya Dipanggil Kejari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumarsono: Hasil Rapat Pleno PDI-P, Ardito Wijaya – I Komang Koheri Maju di Pilkada Lamteng 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2022 Senopati News

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Pendidikan
  • Berita Politik
  • Advertorial

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist