Lampung Tengah, Senopatinews.com
Ketua KWIP Lampung Tengah (Lamteng) Muhamad Herman, mengapresiasi Polres Kota Metro dalam mengungkap kasus dugaan penipuan proyek di Kabupaten Lampung Tengah. Hal itu, setelah Erwin Saputra (tersangka yang ditangkap sebelumnya) mengakui peranannya dalam mengumpulkan uang setoran dari kontraktor.
Dalam pengakuannya, Erwin mengklaim berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 4 miliar yang disetor ke Bupati Lamteng Musa Ahmad melalui keponakannya, Ferdian Ricardo alias Ferdi. Pengungkapan ini mengarah pada dugaan keterlibatan pejabat tinggi daerah dalam praktik korupsi.
Menanggapi hal tersebut Herman meminta pihak kepolisian dapat memberikan tindakan tegas dari pihak berwenang dalam menangani kasus ini. Namun Herman juga menekankan bahwa penangkapan Ferdi sebagai saksi kunci akan membantu mengungkap kebenaran dan menegakkan keadilan.
“Kasus ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat karena melibatkan pejabat tinggi daerah dan menyoroti kelemahan dalam tata kelola proyek pemerintah di Lampung Tengah,” ungkap Herman.
Dirinya berharap, ada investigasi yang mendalam dan penegakan hukum yang tegas dalam kasus ini sehingga akan membawa perubahan signifikan dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah.
Herman berharap, bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Kita pastikan akan terus mengawal proses hukum ini hingga keputusan akhir dan memastikan bahwa pihak yang terlibat mendapat sanksi yang setimpal dengan perbuatannya,” tegas Herman.
Dengan demikian lanjutnya, harapan masyarakat akan terwujudnya pemerintahan yang bersih dan transparan semakin nyata melalui upaya penegakan hukum yang konsisten dan tanpa kompromi.
“Bravo Polres Metro, terus ungkap kasus ini sampai selesai. Masyarakat menunggu aksi nyatamu,” pungkasnya. (*)
Redaksi Senopatinews.com
![]()

