Lampung Tengah, Senopatinews.com
Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Kata itulah yang menggambarkan nasib keluarga Almarhum Aryanto (55) warga Rt/Rw 26/13 Dusun VII Kampung Tempuran 12A, Lampung Tengah (Lamteng).
Betapa tidak, belum sempat mewujudkan mimpinya untuk memiliki tempat tinggal, Aryanto telah dipanggil menghadap yang Maha Kuasa.
Sebelumnya, Almarhum Aryanto diketahui sempat membeli batu bata untuk membangun rumahnya, namun impian beliau belum sempat tercapai, ia pun terpaksa harus meninggalkan anak dan istri tercinta dikarenakan sakit komplikasi yang dideritanya.
Almarhum, sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Kota Metro selama 5 hari dikarenakan kondisi beliau sempat tidak sadarkan diri.
Sebelum sakit Almamrhum dan sang istri Ella berprofesi sebagai penjual balon terbang keliling. Dimana keseharian mereka berjualan di tempat-tempat hajatan. Bahkan. Mereka mangkal di pasar tempel ketika tidak ada yang hajatan.
Dengan bermodalkan 40-50 ribu, mereka mendapatkan balon sejumpah 30 biji. Dan keuntungan setiap jual hanya berkisar 20-30ribu.
Almarhum meninggal karena sakit jantung, asma dan komplikasi lainnya ,itupun tetap dipaksa berjualan bareng bersama sang istri demi kebutuhan sehari-hari dan demi keinginannya membuatkan rumah untuk anak istri sebelum ia pergi selama lamanya.
“Jadi saat berjualan kemana-mana hanya berdua dengan suami yaa bu??” tanya saya.
Sambil berkaca-berkaca Ibu Eli menjawab. “Iya, dan sekarang saya berjualan sendirian meneruskan perjuangan Almarhum suami saya,” tutur Ibu Eli sesekali menyeka air mata.
Sambil menangis, Ibu Eli pun menceritakan perjuangan Almarhum. Dan jika teringat Almarhum suaminya yang baru genap tujuh hari meninggalkannya, Ibu Eli tak bisa menahan air matanya.
Salurkan rasa empati kita dan kepedulian kita ke rekening.
BRI 570-401-026-057-533
An: Rina widya ramadhani
WA:0858-1116-1701
Jika ada yang berdonasi silahkan secara transparan dan kirimkan melalui pesan WhatsApp yang ada di atas.(*)
Laporan: Nando/Yudha/ Tim Redaksi Senopatinews.com
Editor: Aan Putra
![]()

